Sunday, April 13, 2014
Saturday, June 8, 2013
Summer Sunshine
did you remember the last time? I smiled, watching the left window, to see us. Curiously, you turned your head too. Then, we smiled, laughed... together.
or whenever you asked someone for directions. your position, your smell, your nose and your eyes......
once, anyone behind had just successfully captured us for having humming choir. it's sweet, isn't it?
Ahh, I don't know about you, but just can't deny.
or whenever you asked someone for directions. your position, your smell, your nose and your eyes......
once, anyone behind had just successfully captured us for having humming choir. it's sweet, isn't it?
Ahh, I don't know about you, but just can't deny.
"just sweet beginnings and (hopefully not) bitter endings... "
Wednesday, January 23, 2013
I'm currently having.............
I finally choose this since L'Oreal require min. 3 months of full internship.
Here I go... wish me a very very good luck for this next 3 weeks, smooooooch!
Wednesday, September 26, 2012
Friday, August 31, 2012
Who's still on the track?
click on the picture to see details
Taken from the last page of Gito Legimin w/ a lil photoscape's touch up. Made in 2007 or 2008 if I'm not mistaken, at the 1st year of SHS moment of girls mentioned in the pict.
Anyway, lil explanation about Gito Legimin... let say, it's a green book, literally, within a soccer ball image in the cover. do not overthink. I almost forget, but I think it's Sidu, every student perhaps know it. The factory somehow gave it title: "Let's get into the game!", that's why we picked another lovely name for this notebook: Gito Legimin. Sumpah ini terjelas 2007/2008. very clear -_-
Easy to be presumed. It's designed as a means for us to share anything ... about life,
school, family, friends, love, aspirations ... and yeah for gossiping, too, especially
when the class occurred. It has precedent, named Batman, the one which is very similar, except it's covered with (of course) batman image, especially its wings.
I'm the one who drew the tree and wrote "POHON CITA-CITA" hahahaha!
fyi about these girls:
Anniz, now studying at Economic and Business Faculty of Universitas Gadjah Mada, majoring Management. She takes such kind of "double degree" too in Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta for English Extension.
Ami, student at Faculty of Law in Universitas Gadjah Mada, takes concentration on Civil Law starting from this semester.
Chaty, seems enjoy spending time in Engineering Faculty of Universitas Gadjah Mada as urban design learner (Planologi, they said) and also part of Mapala UGM.
Litha, this blogmistress, collegian at Universitas Indonesia who has passion in anything related to Industrial Engineering and now galau to choose L'Oreal or Bank Indonesia as place for internship next semester.
So,
who's still on the track?
HAHAHAHA.
Someday I'll post similar picture, it's a big ship like Titanic (drawn by Audra) full of love motifs and each of them is filled with... target of marriage age :3
The four plus Aud, El, and Bundo Gita have had their turns, waiting for Kaka, Rere, Mami Siwi and Icha to complete it.
At what age you will get marriage?
Guessing game is started from.... now.
Sunday, August 5, 2012
Kebanyakan dengerin Louder - Charice Pempengco
I don't need no shoulder
I'm gonna be a soldier
I just wanna feel somethin' I don't understand
This one is a really simple-boring piece of mind I think. Yet, guess what, being a “no one’s someone” make me more understand countless things.
I take
pleasure in it. Truly :) There are many things I really can’t overtake unless
arriving at a time like this. As it turns out as just literally… as it
is not that awfully :) Simply because more and more
people come here to share, have some hangouts, chit chats or just together in
laugh.
Really :)
Really :)
It’s
incredibly happy not to be dependent. No need to be sad at the moment waiting
to hear something from someone across 500kms in approx. But it’s admittedly. I
ever felt the way for so longing the time when the repeated noises come as blackberry
messages to my phone at a glance… and I always know that they are CERTAINLY yours,
et toi? hahaha. No call for being excessively
green-eyed. No necessitate feeling as a loser to anyone. No need to believe in
such gloomy side.
Then, start to tell stories to boyfriends? About my heart? I can’t believe for so relishing having time like this since I've not carried it out whenever I was with him before. It just so you know ... dengan memposisikan dirimu menjadi dirinya maka kamu akan mengerti.
To be more focus in college life. Savoring the rising of GPA, alhamdulillah haha.
Then, start to tell stories to boyfriends? About my heart? I can’t believe for so relishing having time like this since I've not carried it out whenever I was with him before. It just so you know ... dengan memposisikan dirimu menjadi dirinya maka kamu akan mengerti.
To be more focus in college life. Savoring the rising of GPA, alhamdulillah haha.
To be the one who is easier
to set priorities since one of them has moved out already.
To be the
one who return to be more "me" minded!
Not to be
afraid to turn off the phone within a few hours, except in mama’s calling prime
time.
To be more
grateful as the one who can sense and enjoy the existence of God's creation -
named man.. or men OMG –which are created in diversely and pretty (well, called
them handsome) figurations.
….there are still many things to be counted as blessings.
….there are still many things to be counted as blessings.
So, what
else?
Life is recently
fun anyway, I said really literally by my heart.
kecuali,
ketika kita tidak bisa merasakan jatuh cinta dengan orang yang sama…
kecuali,
ketika kita tidak bisa merasakan jatuh cinta dengan orang yang sama…
setiap hari.
Saturday, February 11, 2012
That So-Called The Newest-Second-Home
front
1st floor
C124 - C125
no-sprei bed
biarkan samar-samar saja hahahaha!
again
the isle
kitchen and dining room from the 2nd floor
biasa buat tempat belajar
wastafel artistik sama jemuran handuk kosong halaaah...
another living chairs
the stair-1
the stair-2
A self-welcoming post hahahah! It's comfy-pretty-artistic but quite cheap, a near enough access to Engineering Faculty...
Insyaallah kapok pindah kost lagi, pindahan capek banget, barang-barang yang tadinya cuma 2 tas sama 1 koper sekarang udah jadi 1 mobil luxio -_-
credits: some pictures are taken from here
Tuesday, January 31, 2012
Kunjungan Habibie ke Garuda (from milis TI UI 2010, posted by Qlea Roskiando)
copas dari kaskus.
layak untuk di baca
Kunjungan BJ Habibie ke Kantor Manajemen Garuda Indonesia
Garuda City Complex, Bandara Soekarno-Hatta
12 Januari 2012
Pada usianya 74 tahun, mantan Presiden RI, BJ Habibie secara mendadak mengunjungi fasilitas Garuda Indonesia didampingi oleh putra sulung, Ilham Habibie dan keponakannya(?), Adri Subono, juragan Java Musikindo.
Kunjungan beliau dan rombongan disambut oleh President & CEO, Bapak Emirsyah Satar disertai seluruh Direksi dan para VP serta Area Manager yang sedang berada di Jakarta.
Dalam kunjungan ini, diputar video mengenai Garuda Indonesia Experience dan presentasi perjalanan kinerja Garuda Indonesia sejak tahun 2005 hingga tahun 2015 menuju Quantum Leap.
Sebagai “balasan” pak Habibie memutarkan video tentang penerbangan perdana N250 di landasan bandara Husein Sastranegara, IPTN Bandung tahun 1995 (tujuh belas tahun yang lalu!).
Entah, apa pasalnya dengan memutar video ini?
Video N250 bernama Gatotkaca terlihat roll-out kemudian tinggal landas secara mulus di-escort oleh satu pesawat latih dan sebuah pesawat N235. Pesawat N250 jenis Turboprop dan teknologi glass cockpit dengan kapasitas 50 penumpang terus mengudara di angkasa Bandung.
Dalam video tsb, tampak para hadirin yang menyaksikan di pelataran parkir, antara lain Presiden RI Bapak Soeharto dan ibu, Wapres RI bapak Soedarmono, para Menteri dan para pejabat teras Indonesia serta para teknisi IPTN. Semua bertepuk tangan dan mengumbar senyum kebanggaan atas keberhasilan kinerja N250. Bapak Presiden kemudian berbincang melalui radio komunikasi dengan pilot N250 yang di udara, terlihat pak Habibie mencoba mendekatkan telinganya di headset yang dipergunakan oleh Presiden Soeharto karena ingin ikut mendengar dengan pilot N250.
N250 sang Gatotkaca kembali pangkalan setelah melakukan pendaratan mulus di landasan..................
Di hadapan kami, BJ Habibie yang berusia 74 tahun menyampaikan cerita yang lebih kurang sbb:
“Dik, anda tahu..............saya ini lulus SMA tahun 1954!” beliau membuka pembicaraan dengan gayanya yang khas penuh semangat dan memanggil semua hadirin dengan kata “Dik” kemudian secara lancar beliau melanjutkan.................“Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI, orator paling unggul, .......itu sebenarnya memiliki visi yang luar biasa cemerlang! Ia adalah Penyambung Lidah Rakyat! Ia tahu persis sebagai Insinyur.........Indonesia dengan geografis ribuan pulau, memerlukan penguasaan Teknologi yang berwawasan nasional yakni Teknologi Maritim dan Teknologi Dirgantara. Kala itu, tak ada ITB dan tak ada UI. Para pelajar SMA unggulan berbondong-bondong disekolahkan oleh Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi Maritim dan teknologi dirgantara. Saya adalah rombongan kedua diantara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Pendidikan kami di luar negeri itu bukan pendidikan kursus kilat tapi sekolah bertahun-tahun sambil bekerja praktek. Sejak awal saya hanya tertarik dengan ‘how to build commercial aircraft’ bagi Indonesia. Jadi sebenarnya Pak Soeharto, Presiden RI kedua hanya melanjutkan saja program itu, beliau juga bukan pencetus ide penerapan ‘teknologi’ berwawasan nasional di Indonesia. Lantas kita bangun perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah IPTN.
Sekarang Dik,............anda semua lihat sendiri..............N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ (istilah penerbangan untuk pesawat yang ‘oleng’) berlebihan, tenologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi ‘Fly by Wire’ bahkan sampai hari ini. Rakyat dan negara kita ini membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu.Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri ‘apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang?’
Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya.
Dik tahu................di dunia ini hanya 3 negara yang menutup industri strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina (?) dan Indonesia.............
Sekarang, semua tenaga ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri dan mereka bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil, Canada, Amerika dan Eropa................
Hati siapa yang tidak sakit menyaksikan itu semua.....................?
Saya bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier, Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun.
Tapi keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli pesawat negara mereka!”
Pak Habibie menghela nafas.......................
Ini pandangan saya mengenai cerita pak Habibie di atas;
Sekitar tahun 1995, saya ditugaskan oleh Manager Operasi (JKTOF) kala itu, Capt. Susatyawanto untuk masuk sebagai salah satu anggota tim Airline Working Group di IPTN dalam kaitan produksi pesawat jet sekelas B737 yang dikenal sebagai N2130 (kapasitas 130 penumpang). Saya bersyukur, akhirnya ditunjuk sebagai Co-Chairman Preliminary Flight Deck Design N2130 yang langsung bekerja dibawah kepala proyek N2130 adalah Ilham Habibie. Kala itu N250 sedang uji coba terus-menerus oleh penerbang test pilot (almarhum) Erwin. Saya turut mendesain rancang-bangun kokpit N2130 yang serba canggih berdasarkan pengetahuan teknis saat menerbangkan McDonnel Douglas MD11. Kokpit N2130 akan menjadi mirip MD11 dan merupakan kokpit pesawat pertama di dunia yang mempergunakan LCD pada panel instrumen (bukan CRT sebagaimana kita lihat sekarang yang ada di pesawat B737NG). Sebagian besar fungsi tampilan layar di kokpit juga mempergunakan “track ball atau touch pad” sebagaimana kita lihat di laptop. N2130 juga merupakan pesawat jet single aisle dengan head room yang sangat besar yang memungkinkan penumpang memasuki tempat duduk tanpa perlu membungkukkan badan. Selain high speed sub-sonic, N2130 juga sangat efisien bahan bakar karena mempergunakan winglet, jauh sebelum winglet dipergunakan di beberapa pesawat generasi masa kini.
Saya juga pernah menguji coba simulator N250 yang masih prototipe pertama.................
N2130 narrow body jet engine dan N250 twin turboprop, keduanya sangat handal dan canggih kala itu.........bahkan hingga kini.
Lamunan saya ini, berkecamuk di dalam kepala manakala pak Habibie bercerita soal N250, saya memiliki kekecewaan yang yang sama dengan beliau, seandainya N2130 benar-benar lahir.............kita tak perlu susah-susah membeli B737 atau Airbus 320.
***
Pak Habibie melanjutkan pembicaraannya....................
“Hal yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body, itu saya tunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Ia bukan karena anak Habibie, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai manufakturing pesawat terbang, kalau saya sebenarnya hanya ahli dalam bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita semua tak perlu tergantung dari Boeing dan Airbus untuk membangun jembatan udara di Indonesia”.
“Dik, dalam industri apapun kuncinya itu hanya satu QCD,
? Q itu Quality, Dik, anda harus buat segala sesuatunya berkualitas tinggi dan konsisten? C itu Cost, Dik, tekan harga serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis? D itu Delivery, biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu!Itu saja!”
Pak Habibie melanjutkan penjelasan tentang QCD sbb:
“Kalau saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1 lantas D nilainya 1 pula, jika dijumlah maka menjadi 3. Tapi cara kerja QCD tidak begitu Dik.............organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang namanya QCD itu bisa menjadi 300 atau 3000 atau bahkan 30.000 sangat tergantung bagaimana anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai hati Dik..................”
Tiba-tiba, pak Habibie seperti merenung sejenak mengingat-ingat sesuatu ...........................
“Dik, ..........saya ini memulai segala sesuatunya dari bawah, sampai saya ditunjuk menjadi Wakil Dirut perusahaan terkemuka di Jerman dan akhirnya menjadi Presiden RI, itu semua bukan kejadian tiba-tiba. Selama 48 tahun saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun, ...........ibu Ainun istri saya. Ia ikuti kemana saja saya pergi dengan penuh kasih sayang dan rasa sabar. Dik, kalian barangkali sudah biasa hidup terpisah dengan istri, you pergi dinas dan istri di rumah, tapi tidak dengan saya. Gini ya............saya mau kasih informasi........... Saya ini baru tahu bahwa ibu Ainun mengidap kanker hanya 3 hari sebelumnya, tak pernah ada tanda-tanda dan tak pernah ada keluhan keluar dari ibu........................”
Pak Habibie menghela nafas panjang dan tampak sekali ia sangat emosional serta mengalami luka hati yang mendalam.............................seisi ruangan hening dan turut serta larut dalam emosi kepedihan pak Habibie, apalagi aku tanpa terasa air mata mulai menggenang.
Dengan suara bergetar dan setengah terisak pak Habibie melanjutkan........................
“Dik, kalian tau.................2 minggu setelah ditinggalkan ibu............suatu hari, saya pakai piyama tanpa alas kaki dan berjalan mondar-mandir di ruang keluarga sendirian sambil memanggil-manggil nama ibu......... Ainun......... Ainun ................. Ainun ..............saya mencari ibu di semua sudut rumah.
Para dokter yang melihat perkembangan saya sepeninggal ibu berpendapat ‘Habibie bisa mati dalam waktu 3 bulan jika terus begini..............’ mereka bilang ‘Kita (para dokter) harus tolong Habibie’.
Para Dokter dari Jerman dan Indonesia berkumpul lalu saya diberinya 3 pilihan;
1. Pertama, saya harus dirawat, diberi obat khusus sampai saya dapat mandiri meneruskan hidup. Artinya saya ini gila dan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa!2. Opsi kedua, para dokter akan mengunjungi saya di rumah, saya harus berkonsultasi terus-menerus dengan mereka dan saya harus mengkonsumsi obat khusus. Sama saja, artinya saya sudah gila dan harus diawasi terus...............3. Opsi ketiga, saya disuruh mereka untuk menuliskan apa saja mengenai Ainun, anggaplah saya bercerita dengan Ainun seolah ibu masih hidup.
Saya pilih opsi yang ketiga............................”
Tiba-tiba, pak Habibie seperti teringat sesuatu (kita yang biasa mendengarkan beliau juga pasti maklum bahwa gaya bicara pak Habibie seperti meloncat kesana-kemari dan kadang terputus karena proses berpikir beliau sepertinya lebih cepat dibandingkan kecepatan berbicara dalam menyampaikan sesuatu) ...................... ia melanjutkan pembicaraannya;
“Dik, hari ini persis 600 hari saya ditinggal Ainun..............dan hari ini persis 597 hari Garuda Indonesia menjemput dan memulangkan ibu Ainun dari Jerman ke tanah air Indonesia.............
Saya tidak mau menyampaikan ucapan terima kasih melalui surat............. saya menunggu hari baik, berminggu-minggu dan berbulan-bulan untuk mencari momen yang tepat guna menyampaikan isi hati saya. Hari ini didampingi anak saya Ilham dan keponakan saya, Adri maka saya, Habibie atas nama seluruh keluarga besar Habibie mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, kalian, Garuda Indonesia telah mengirimkan sebuah Boeing B747-400 untuk menjemput kami di Jerman dan memulangkan ibu Ainun ke tanah air bahkan memakamkannya di Taman Makam Pahlawan. Sungguh suatu kehormatan besar bagi kami sekeluarga. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan Garuda Indonesia”
Seluruh hadirin terhenyak dan saya tak kuasa lagi membendung air mata..............................
Setelah jeda beberapa waktu, pak Habibie melanjutkan pembicaraannya;
“Dik, sebegitu banyak ungkapan isi hati kepada Ainun, lalu beberapa kerabat menyarankan agar semua tulisan saya dibukukan saja, dan saya menyetujui.....................
Buku itu sebenarnya bercerita tentang jalinan kasih antara dua anak manusia. Tak ada unsur kesukuan, agama, atau ras tertentu. Isi buku ini sangat universal, dengan muatan budaya nasional Indonesia. Sekarang buku ini atas permintaan banyak orang telah diterjemahkan ke beberapa bahasa, antara lain Inggris, Arab, Jepang..... (saya lupa persisnya, namun pak Habibie menyebut 4 atau 5 bahasa asing).Sayangnya buku ini hanya dijual di satu toko buku (pak Habibie menyebut nama satu toko buku besar), sudah dicetak 75.000 eksemplar dan langsung habis. Banyak orang yang ingin membaca buku ini tapi tak tahu dimana belinya. Beberapa orang di daerah di luar kota besar di Indonesia juga mengeluhkan dimana bisa beli buku ini di kota mereka.
Dik, asal you tahu............semua uang hasil penjualan buku ini tak satu rupiahpun untuk memperkaya Habibie atau keluarga Habibie. Semua uang hasil penjualan buku ini dimasukkan ke rekening Yayasan yang dibentuk oleh saya dan ibu Ainun untuk menyantuni orang cacat, salah satunya adalah para penyandang tuna netra. Kasihan mereka ini sesungguhnya bisa bekerja dengan nyaman jika bisa melihat.
Saya berikan diskon 30% bagi pembeli buku yang jumlah besar bahkan saya tambahkan lagi diskon 10% bagi mereka karena saya tahu, mereka membeli banyak buku pasti untuk dijual kembali ke yang lain.
Sekali lagi, buku ini kisah kasih universal anak manusia dari sejak tidak punya apa-apa sampai menjadi Presiden Republik Indonesia dan Ibu Negara. Isinya sangat inspiratif...................”
(pada kesempatan ini pak Habibie meminta sesuatu dari Garuda Indonesia namun tidak saya tuliskan di sini mengingat hal ini masalah kedinasan).
Saya menuliskan kembali pertemuan pak BJ Habibie dengan jajaran Garuda Indonesia karena banyak kisah inspiratif dari obrolan tersebut yang barangkali berguna bagi siapapun yang tidak sempat menghadiri pertemuan tsb. Sekaligus mohon maaf jika ada kekurangan penulisan disana-sini karena tulisan ini disusun berdasarkan ingatan tanpa catatan maupun rekaman apapun.
Jakarta, 12 Januari 2012
Salam,
Capt. Novianto Herupratomo
Thursday, January 26, 2012
About Kid
Growth and development of children today is absolutely amazing. Ever heard the age of gold growth and development? It lasts among 0-5 y.o. children. The growth and development, both physically and psychologically, take place very quickly. At the age of 0 years, a child’s brain develops from the 100 billion cells that have not been connected, will develop into a trillion cells and establish connections between cells in up to 6 years of age so that the provision of stimuli / stimulus are varied and very important to produce progress, sometimes we never expect it.
Kafka, my nephew, almost 3 y.o. in this May. Mentioning his name always remind me the one waking me up every morning in his house by screaming “…tante yithaaa, tante yithaaaa!” -_-
But, that’s the reason why I made a prologue, how do I wonder about children’s growth by the times going. Imagine that a 3 (even less) y.o. kid is even able to know that this is Toshiba, this is LG, this is Polytron, Sharp, Panasonic by pointing some devices in Carrefour’s electronic stalls, correctly.
Padahal belom bisa baca lho sumpah -_-
Me do amaze.
And one day, I don’t even know he was suffering of flek or just kinda kid influenza, so he had to see the doctor accompanied by his parents. By chance, the doctor was having his birthday, and how sweet to know that this child wanted to deliver a special gift to the doctor :”)
K : Pak doktel, atuu.. atuuu mau nanyi buat pak doktel.(Sir, I want to sing a song for you.)D : Waduuh cah bagus, mau nyanyi apa? *terharu, siap mendengarkan*(What song do you want sing, handsome boy? * compassionated, ready to listen*)K : Emmm, atuuu… duaaa.. iga. Inat mati inat sakit inatlah saat kau tulit inat inat hidup tcuma tatcu kaliii~
…
Allahuakbar ._.
:) :) :) :) :) :) :)
Breaking up isn’t easy. Everyone does.
But it isn’t harder as it seems ☺
There are times where it feels suffocating for waking up early, losing appetite, even crying everyday… indeed, until you’ll feel drained by yourself to sob.
There are times where it feels suffocating for waking up early, losing appetite, even crying everyday… indeed, until you’ll feel drained by yourself to sob.
While the people, the reason why you’re so, is/are not doing something the same as you do, not just as you think.
Survive. That doesn’t offer much comfort, though, when you are hurting.
But, times do heal all wounds.
Monday, December 19, 2011
Friday, December 16, 2011
Video: The Opening ♥
Wednesday, December 14, 2011
An Apple Tree
I'm getting sick. I have suffered from a bad cough for more than a week. It's getting better either but the recovery time may last in longer time than usual (I guess) because I purposely did not take any medicine. A very guilty pleasure to get sleep for long time in the middle of accumulated tasks after I consumed an expectorant when the symptoms came. Blame on tasks -,- I'm currently working on my Organizational Behavior or Psychological Industry (or better known as Psikin) project, making film about Vroom Expectancy Theory. I love movie editing, yet I must learn more about making or choosing the suitable sub for making a hardsub film.
For a relax, I just open my chrome and start surfing. Then, I discover that I'm an apple tree.
What I am telling is about Druid. Some people said that it's another version a horoscope, which is assimilated as kind of trees. I am the one who doesn't take any serious in horoscopes, especially when they do a prediction, kalau orang Islam percaya sih katanya dosa. But it is fun sometimes, again as it isn't taken as any serious. I even have some of the apps in my smartphone and my friends even wondering that my blackberry is so galau haha, because of that apps. Something you have to know, horoscope talks not only about prediction, but sometimes it is also about love matcher (buahaha sami mawon itu padahal.....) and human personality (talking about personality? It's what OB talks too!).
So, what about apple tree?
It's the same as Capricorn, Gemini, or Libra in most common popular horoscope. Druid is such a horoscope system which believe that human race descended from the trees and that each tree had it's own magical attributes.
Approaching a tree we approach a sacred being who can
teach us about love and about endless giving.
She/he is one of millions of beings who provide our air,
our homes, our fuel, our books. Working with
the spirit of the tree can bring us renewed energy,
powerful inspiration, deep communion.
- From the teaching material of the Ovate Grade -
teach us about love and about endless giving.
She/he is one of millions of beings who provide our air,
our homes, our fuel, our books. Working with
the spirit of the tree can bring us renewed energy,
powerful inspiration, deep communion.
- From the teaching material of the Ovate Grade -
I'm an Apple Tree because I was born in a date between 22 December to 1 January, and it is the same druid for 25 June to 4 July. As told here, this is what I get about an Apple Tree.
People of this sign are seldom tall. However, this doesn't prevent them from being beautiful and well-built (muahaha!). There is something charming and cordial about them. This sign expresses love even when it doesn't really think about this feeling. However, this happens very seldom.And here are the other paragraphs, taken from...... DailyHoroscope ngahaha :"3 (you can get it from Blackberry App World).
Apple-tree is rather sentimental and sensitive. Love is the sign's major theoretical and practical interest. Sometimes these people get married not having serious feelings towards their spouse. However, it does not mean that they deny love and feelings. Apple-tree is a rather diverse sign. Once they find the right partner in spirit and taste, their marriage life will become a real pleasure. Apple-tree is always faithful in love (both in free love and love in marriage; and even after marriage they keep faithful).
This sign is disinterested, not prudent, and easily deceivable. These people are the ones who give away the shirt off their back and share the last piece of bread. However, Apple-tree should not be considered a ninny. People of this sign live not thinking about tomorrow, as they live today and that's it. Hence, they make debts from time to time and then forget about them. As a rule, that is natural for this sign.
These people are philosophers, who are full of imagination and have the pleasure to live their life. They are not interested in surprising or convincing anyone. But don't see them as thoughtless creatures. As a matter of fact, they are rather intelligent, thoughtful, and logical. People of this sign have talents for science. They read everything on the topic that is interesting for them. They know a lot, but they don't try to amaze anyone with the depth of their knowledge. The reason for them to read so much is to satisfy their inquisitiveness. Scientific theories are as interesting as good cuisine for them. They prefer pleasures of this world to those of the next one.
This sign likes diversity in emotional sphere. Monotonous happiness won't make it happy but bored. It is necessary to mention that Apple-tree likes to complicate things in its life from time to time.
The sign features: emotionalism, cordialness, intellectuality, thoughtfulness, logic, and analytical mind.
The sign representatives: Rubens, Russo, George Sand, and Henry VII.
Still stand of my mind that I do not believe in horoscope, but these are soooo mine. just wondering -.-As a fruit-bearing tree, the Apple Tree is symbolic of love, creativity, magic, youth, and immortality. Enticing and lovely to look at, Apple Tree people are able to cast love spells on others - sometimes unintentionally, when love isn't even on their minds. Given their leaning toward love in all of its splendor, Apple Tree people are usually very sensitive and sentimental, and love interests them both in theory and in practice. Even when they make a marriage of convenience, without feeling deep love for their partner, they rarely give up on romance. They are always faithful in love, both before and after marriage. And when they do meet their soul match, their marriage experience is divine.
Physically, Apple Tree people are often petite, with a smooth and youthful complexion. They are typically very easy on the eye. As attractive as they can be in appearance, their personalities are just as appealing. Charming and warm-hearted, these people are unselfish, guileless, and occasionally reckless - and therefore very easy to deceive. They are always eager to help others, and would share their last piece of bread with a stranger. However, despite all the above, they are not fools.
Apple Tree people tend to live in a moment, without preoccupying themselves with thoughts or fears of the future. Because they embrace the present, they may occasionally incur debts and then forget all about them.
This is a sign of daydreaming philosophers, whose only goal is to enjoy life - although they are not forceful and don‘t feel the need to convince others of their beliefs. At the same time, Apple Tree people are not light-headed. They are intelligent, savvy, logical, and very science-oriented. When interested in any specific field, this sign will research and read every single thing related to the matter. The amount of knowledge these people possess is enormous, yet they do not study or accumulate knowledge to impress anybody; they study purely to satisfy their curiosity.
With their unique leanings toward both science and mysticism, Apple Tree people are quite well-rounded. Scientific theories interest them just as much as good cuisine appeals to them. This sign prefers to enjoy life in the moment, rather than waiting for the afterlife and fantasizing about heaven. To them, heaven is in the here and now.
If there is any potentially troublesome aspect to Apple Tree people, it is that they crave variety in their emotional life. They find monotonous, flawless happiness rather tedious, despite their free-spirited personalities. When bored, people of this sign tend to complicate their lives and create unnecessary problems for themselves. Overall, though, Apple Tree people crave and create harmony, and generally believe in the goodness of mankind.
What about yours?
Sunday, December 11, 2011
Saturday, November 5, 2011
Saturday, June 18, 2011
Bruns
mocha for you, tiramissu for me.
we both love frappio. and we ordered it this noon.
I could not stop stirring it, as I enjoyed and I did (do) wonder... I mean, I just couldn't bargain for knowing you reminded me...
yes, you still remembered that we did it.. we ordered it as what we reserved at the first time we "met" :)
♥
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
we both love frappio. and we ordered it this noon.
I could not stop stirring it, as I enjoyed and I did (do) wonder... I mean, I just couldn't bargain for knowing you reminded me...
yes, you still remembered that we did it.. we ordered it as what we reserved at the first time we "met" :)
♥
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Thursday, May 19, 2011
Saya sedang dan akan Belajar
How do u feel when u have done a thing for someone, with every single worth effort..every time u try to be spared or every thing u can do for something else...................but it means nothing for him/her?
I did it lately, I felt it for maaany times.
And it's sucks yaaks, even it's out of my PMS.
No no, it's not about eagering someone to say thanks or any else..
Walaupun ikhlas itu jika sudah tak ada rasa sakit lagi, oke....saya harus ikhlas, tapi nyatanya saya belum bisa sampai taraf sehebat itu.
What I can do now is learning...how to learn from every thing I have done, which is going wrong.
Oke saya gak akan ngelakuin itu lagi buat kamu kalo gini.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
I did it lately, I felt it for maaany times.
And it's sucks yaaks, even it's out of my PMS.
No no, it's not about eagering someone to say thanks or any else..
Walaupun ikhlas itu jika sudah tak ada rasa sakit lagi, oke....saya harus ikhlas, tapi nyatanya saya belum bisa sampai taraf sehebat itu.
What I can do now is learning...how to learn from every thing I have done, which is going wrong.
Oke saya gak akan ngelakuin itu lagi buat kamu kalo gini.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Monday, May 16, 2011
Hey, Dia Abangku!
Dia di sana, dan aku merindukannya.
Rindu sekali.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Sunday, May 15, 2011
Nrimo
I suddenly remembered my father's words were often spoken, about women protection. He told me many things, but overall, the most often thing which is always being underlined is about how should a woman take care of herself. Poin dari itu semua, bapak selalu bilang kalo pacaran itu ga perlu HAHA gee, nasihat yang sama sekali gak ada realisasi langsungnya dari bapak sendiri, makanya gimana mau nurut? :p Bapak gak asal ngomong juga sih, udah banyak makan asam garam lah makannya beliau bener-bener strike tiap tahu ada cowok yang dateng ke rumah, atau ada hadiah ulang tahun yang gak jelas datengnya dari mana, atau telepon rumah yang sering dimisscallin pun pasti dikira aku biang keladinya -_-
"Hati-hati aja, love is addictive... but destructive."
Apa iya?
Emmm, bisa jadi iya sih, kalau kadarnya berlebihan gak cuma ke pacar atau ke gebetan lho. Contoh ni, misal bapak sama mama yang sayaaaaang banget sama si anaknya sampe-sampe kadarnya berlebihan terus sampe aku dipingit, ga boleh keluar rumah ga boleh kuliah di Jakarta yaa jelas-jelas bakal menghambat cita-cita. Ya kan ya?
That's why disinilah pentingnya woman protection.
Selain sebagai bentuk pertanggungjawaban atas "pemberian kepercayaan" hahaha... bukan pemberian kepercayaan sih, tapi lebih ke pembuktian, yang namanya orang jatuh cinta itu ga bisa disalahin.. yang namanya menjalin suatu hubungan ga selamanya cuma mengumbar nafsu. Dari awal, sebelum pacaran gak pernah namanya boncengan. Sekarang pun kalo bonceng gak pake peluk, geli sendiri lhoo liat orang-orang di jalan yang kayak gitu, eh eh tapi no offense lho yaa. Trus yang namanya kissing kalo menurut orang-orang mungkin biasa, tapi buatku enggak deh, tar kalo udah nikah aja... biar "kado" buat suami berdobel-dobel ngahaha.
Vulgar banget ih.
Yaa tapi gimana dong? Kalau setiap golongan tua menyamaratakan setiap persepsi dari golongan muda, yang namanya para idealis pun lama-lama bisa terbuai arus lho saking desperatenya dianggep gitu terus.
HAHA. -_- ini yang bapak sama mama harus tau deh... you both have a very beautiful girl kid... that already grown up to be a rational woman, yang paling enggak untuk masalah kayak gini bisa pegang prinsip yang kuat.
So u don't have to worry dad, mom...
Dari awal pacaran, frekuensi ketemu paling sekali-3kali seminggu... itu pun sebelum LDR ,jadi sekarang bahkan 3 sampe 6 bulan sekali baru ketemu lagi itu biasa. "Orang LDR pasti kenceng di pulsa dong?" Buat apa? Telponan? Emang pernah? 2 bulan yang lalu apa yaa terakhir telponan kalo gak salah...gak pernah skype...gak pernah ada rencana untuk dateng ke kota masing-masing.
but, we are still together dad, mom :) berat emang nahan kangen, tapi kita cukup dewasa 'kan untuk itu? Kita ga yang lantas memilih universitas yang sama biar selalu deket, tapi kita tetep saling support...untuk ga mentingin ego masing-masing, engga untuk berhenti percaya satu sama lain, dan yang penting... untuk ga bisa saling berhenti untuk menyayangi, like you... great couple :)
Kadang malah rasanya ga kebayang kalo harus berada di situasi selain ini. Ketemu, antar jemput tiap hari, makan pagi siang malem bareng-bareng terus? Ga kebayang deh bener-bener, life is not about love and anyone can't deny. Walau kadang miris liat tulisan "just the way to share of us" di box J-Co isi 2 donat yang tulisan "us"-nya dibikin lopelope... walau kadang cuma bisa cengo tiap lagi pengen jalan tapi gak ada temen... walau kadang tiba-tiba pengen ngitung jerawatnya, pengen cubit pipinya, pengen belai keningnya, pengen nemenin dia potong rambut, pengen crita langsung atau bahkan pengen sekedar tatap-tatapan 2 detiiiik aja. Walau kadang autotext di bbm mau dikirim sampe berapa kali pun rasanya masih ada yang kurang.
Bisa apa coba?
Yaudah kan yaa, dengan gitu nyatanya kita masih jalan. Dengan gitu paling engga kita masih lebih bisa lebih konsentrasi ke kuliah dan kegiatan-kegiatan lain... ke sesuatu yang tidak kalah bermanfaat untuk menunjang kesuksesan, cieilah. Jadi orang sukses 'kan cita-cita kita bersama :) baru kemudian kalo mau realisasiin honeymoon di kapal titanic yang berlayar di daerah yang masih jadi perdebatan buat kita pun pasti lebih gampang nantinya. hihihi apadeh iniii ._.
Dan yang jelas, dengan keadaan kita seperti ini pun bikin kita sadar seberapa pentingnya arti ketemu buat kita... yang ngebuat kita selalu ngusahain untuk ga berantem waktu ketemu, sayang banget 'kan, udah jarang giliran waktunya ketemu trus cuma buat berantem mah apa deh. Dengan keadaan seperti ini pun buat setiap pertemuan serasa kayak pertama kali ketemu... yang selalu deg-degan kayak pertama kali jatuh cinta :)
seengganya itu sih yang aku rasain.
Buatku, sms-sms atau DM mu ke rere setiap bb ku mati pas lagi di kampus atau voicenote-voicenote isi suaramu nyanyi-nyanyi kocak buat ngehibur waktu aku lagi stres gamtek atau hal-hal lain yang bahkan untuk nyebutin satu-satu aja aku bingung menurutku udah cukup ko... lebih dari cukup malah untuk disyukuri :) we may not a perfect couple, but believe.. we are able to make our own perfect happiness...
Masih inget rasanya waktu long weekend kemaren pulang, seneeeeng banget kamu ketemu bapak sama mama... walau bentar banget tapi SUMPAH deg-degannyaaa... trus bisa karaokean bareng, while ortuku belanja.
Bapak juga cuma senyum.
Ga marah sama sekali :) aaaaaaaa....
semua berasa menyenangkan kalo kita lebih bisa bersyukur yaa :)
"Hati-hati aja, love is addictive... but destructive."
Apa iya?
Emmm, bisa jadi iya sih, kalau kadarnya berlebihan gak cuma ke pacar atau ke gebetan lho. Contoh ni, misal bapak sama mama yang sayaaaaang banget sama si anaknya sampe-sampe kadarnya berlebihan terus sampe aku dipingit, ga boleh keluar rumah ga boleh kuliah di Jakarta yaa jelas-jelas bakal menghambat cita-cita. Ya kan ya?
That's why disinilah pentingnya woman protection.
Selain sebagai bentuk pertanggungjawaban atas "pemberian kepercayaan" hahaha... bukan pemberian kepercayaan sih, tapi lebih ke pembuktian, yang namanya orang jatuh cinta itu ga bisa disalahin.. yang namanya menjalin suatu hubungan ga selamanya cuma mengumbar nafsu. Dari awal, sebelum pacaran gak pernah namanya boncengan. Sekarang pun kalo bonceng gak pake peluk, geli sendiri lhoo liat orang-orang di jalan yang kayak gitu, eh eh tapi no offense lho yaa. Trus yang namanya kissing kalo menurut orang-orang mungkin biasa, tapi buatku enggak deh, tar kalo udah nikah aja... biar "kado" buat suami berdobel-dobel ngahaha.
Vulgar banget ih.
Yaa tapi gimana dong? Kalau setiap golongan tua menyamaratakan setiap persepsi dari golongan muda, yang namanya para idealis pun lama-lama bisa terbuai arus lho saking desperatenya dianggep gitu terus.
HAHA. -_- ini yang bapak sama mama harus tau deh... you both have a very beautiful girl kid... that already grown up to be a rational woman, yang paling enggak untuk masalah kayak gini bisa pegang prinsip yang kuat.
So u don't have to worry dad, mom...
Dari awal pacaran, frekuensi ketemu paling sekali-3kali seminggu... itu pun sebelum LDR ,jadi sekarang bahkan 3 sampe 6 bulan sekali baru ketemu lagi itu biasa. "Orang LDR pasti kenceng di pulsa dong?" Buat apa? Telponan? Emang pernah? 2 bulan yang lalu apa yaa terakhir telponan kalo gak salah...gak pernah skype...gak pernah ada rencana untuk dateng ke kota masing-masing.
but, we are still together dad, mom :) berat emang nahan kangen, tapi kita cukup dewasa 'kan untuk itu? Kita ga yang lantas memilih universitas yang sama biar selalu deket, tapi kita tetep saling support...untuk ga mentingin ego masing-masing, engga untuk berhenti percaya satu sama lain, dan yang penting... untuk ga bisa saling berhenti untuk menyayangi, like you... great couple :)
Kadang malah rasanya ga kebayang kalo harus berada di situasi selain ini. Ketemu, antar jemput tiap hari, makan pagi siang malem bareng-bareng terus? Ga kebayang deh bener-bener, life is not about love and anyone can't deny. Walau kadang miris liat tulisan "just the way to share of us" di box J-Co isi 2 donat yang tulisan "us"-nya dibikin lopelope... walau kadang cuma bisa cengo tiap lagi pengen jalan tapi gak ada temen... walau kadang tiba-tiba pengen ngitung jerawatnya, pengen cubit pipinya, pengen belai keningnya, pengen nemenin dia potong rambut, pengen crita langsung atau bahkan pengen sekedar tatap-tatapan 2 detiiiik aja. Walau kadang autotext di bbm mau dikirim sampe berapa kali pun rasanya masih ada yang kurang.
Bisa apa coba?
Yaudah kan yaa, dengan gitu nyatanya kita masih jalan. Dengan gitu paling engga kita masih lebih bisa lebih konsentrasi ke kuliah dan kegiatan-kegiatan lain... ke sesuatu yang tidak kalah bermanfaat untuk menunjang kesuksesan, cieilah. Jadi orang sukses 'kan cita-cita kita bersama :) baru kemudian kalo mau realisasiin honeymoon di kapal titanic yang berlayar di daerah yang masih jadi perdebatan buat kita pun pasti lebih gampang nantinya. hihihi apadeh iniii ._.
Dan yang jelas, dengan keadaan kita seperti ini pun bikin kita sadar seberapa pentingnya arti ketemu buat kita... yang ngebuat kita selalu ngusahain untuk ga berantem waktu ketemu, sayang banget 'kan, udah jarang giliran waktunya ketemu trus cuma buat berantem mah apa deh. Dengan keadaan seperti ini pun buat setiap pertemuan serasa kayak pertama kali ketemu... yang selalu deg-degan kayak pertama kali jatuh cinta :)
seengganya itu sih yang aku rasain.
Buatku, sms-sms atau DM mu ke rere setiap bb ku mati pas lagi di kampus atau voicenote-voicenote isi suaramu nyanyi-nyanyi kocak buat ngehibur waktu aku lagi stres gamtek atau hal-hal lain yang bahkan untuk nyebutin satu-satu aja aku bingung menurutku udah cukup ko... lebih dari cukup malah untuk disyukuri :) we may not a perfect couple, but believe.. we are able to make our own perfect happiness...
Masih inget rasanya waktu long weekend kemaren pulang, seneeeeng banget kamu ketemu bapak sama mama... walau bentar banget tapi SUMPAH deg-degannyaaa... trus bisa karaokean bareng, while ortuku belanja.
Bapak juga cuma senyum.
Ga marah sama sekali :) aaaaaaaa....
semua berasa menyenangkan kalo kita lebih bisa bersyukur yaa :)
Saturday, May 7, 2011
maaf
Apa aku tak boleh iri melihat dia bersamamu? Merasakan hangat senyum, menggelinjangkan bara main-main. Menikmati crita, mengganti posisi.
Apa aku tak boleh cemburu jika dia sahabatmu? Sahabat macam apa yang selalu tak bisa "biasa" setiap menemui sesuatu tentang kamu? Yang selalu meminta waktumu untuknya, yang menyimpan rahasia berdua sampai-sampai tak ada izin lagi untukku untuk menyentuh ponselmu saja. Yang membuatmu salah tingkah sendiri..saat kau salah sebut nama, dan menyebut namanya, bukan? Yang jelas begitu cari perhatian di hadapmu, yang membuat semua pesan-pesanmu tak fokus, yang membuat kau merasa lebih nyaman mungkin sehingga tak ada lagi yang pernah kau ceritakan? Yang membuatku harus bodoh karena mengetahui hal-hal penting tentangmu, namun bukan darimu..dari orang lain! Yang membuatku merasa aku ini apa? Yang lebih tau dia bahkan daripadaku. Yang membuatmu berubah..................
Aku iri.Aku cemburu.Apa perlu aku jadi sahabatmu saja?
Aku percaya kamu, percaya sekali. Tapi aku tak bisa
percaya dia.
Apa aku tak boleh cemburu jika dia sahabatmu? Sahabat macam apa yang selalu tak bisa "biasa" setiap menemui sesuatu tentang kamu? Yang selalu meminta waktumu untuknya, yang menyimpan rahasia berdua sampai-sampai tak ada izin lagi untukku untuk menyentuh ponselmu saja. Yang membuatmu salah tingkah sendiri..saat kau salah sebut nama, dan menyebut namanya, bukan? Yang jelas begitu cari perhatian di hadapmu, yang membuat semua pesan-pesanmu tak fokus, yang membuat kau merasa lebih nyaman mungkin sehingga tak ada lagi yang pernah kau ceritakan? Yang membuatku harus bodoh karena mengetahui hal-hal penting tentangmu, namun bukan darimu..dari orang lain! Yang membuatku merasa aku ini apa? Yang lebih tau dia bahkan daripadaku. Yang membuatmu berubah..................
Aku iri.Aku cemburu.Apa perlu aku jadi sahabatmu saja?
Aku percaya kamu, percaya sekali. Tapi aku tak bisa
percaya dia.
Subscribe to:
Posts (Atom)
































